Menu

Mode Gelap

Mom · 9 Dec 2023 19:42 WIB ·

10 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Perlu Diwaspadai, Mudah Lapar dan Brain Fog


 10 Tanda Tubuh Kelebihan Gula yang Perlu Diwaspadai, Mudah Lapar dan Brain Fog Perbesar

Gula darah tinggi bisa sebabkan berbagai masalah kesehatan. Ini dia tanda Bunda kelebihan gula. Jangan remehlah tanda tubuh kelebihan gula ya, Bunda. 

Gula darah merupakan sumber energi utama bagi tubuh dan dihasilkan dari pemecahan karbohidrat. Kadar gula darah yang normal sekitar 70-100 mg/dL sebelum makan dan kurang dari 140 mg/dL 2 jam setelah makan.

Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah kondisi di mana kadar gula darah dalam tubuh berada di atas batas normal. Menurut Dietary Guidelines for Americans, rata-rata orang Amerika mengonsumsi 270 kalori gula tambahan, yaitu 17 sendok teh (sdt) setiap hari.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT




Banner Ciri-ciri Anak ADHD

Gula tambahan merupakan segala sesuatu yang ditambahkan ke makanan untuk membuatnya terasa manis, termasuk gula alami seperti madu dan sirup maple. Hal ini bisa membuat tubuh kelebihan gula.

“Meski lebih menyehatkan dibandingkan gula pasir, gula tetap menyumbang lebih banyak kalori namun tidak banyak menyumbang vitamin dan mineral,” kata Jessica Cording, RD, pelatih kesehatan di New York sekaligus penulis The Little Book of Game Changers, dikutip dari Everyday Health.

Jika Bunda mengonsumsi gula tambahan dalam jumlah besar, sel-sel dapat menjadi resisten terhadap insulin seiring berjalannya waktu. Ini merupakan faktor risiko peradangan sistemik, diabetes tipe 2, dan kondisi kronis lainnya.

Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan juga dikaitkan dengan penambahan berat badan dan obesitas, faktor risiko penyakit jantung, penyakit hati berlemak non-alkohol, dan kanker.

“Asupan gula tambahan yang berlebihan berdampak pada energi, suasana hati, berat badan, dan risiko penyakit. Secara keseluruhan, hal ini dapat berdampak pada kesejahteraan fisik dan mental kita,” papar Cording.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tanda-tanda tubuh kelebihan gula agar dapat segera ditangani. Berikut tanda tubuh kelebihan gula yang perlu diwaspadai.

Tanda tubuh kelebihan gula

1. Sering haus

Salah satu tanda tubuh kelebihan gula yang paling umum adalah sering haus. Hal ini disebabkan oleh ginjal yang bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan gula melalui urine. Akibatnya, tubuh kehilangan banyak cairan dan menyebabkan rasa haus.

2. Sering buang air kecil

Sering buang air kecil juga merupakan tanda tubuh kelebihan gula. Hal ini disebabkan oleh ginjal yang bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan gula melalui urine.

3. Mudah lelah

Gula merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Ketika kadar gula darah tinggi, tubuh tidak dapat menggunakan gula secara efektif untuk menghasilkan energi. Akibatnya, tubuh menjadi mudah lelah.

Gula juga mudah diserap dan dicerna. Jadi jika Bunda merasa lelah, hal ini mungkin disebabkan oleh banyaknya gula yang dikonsumsi.

“Gula adalah sumber energi yang sangat cepat, jadi berapa pun banyak yang Anda makan, dalam 30 menit Anda akan merasa lapar lagi, kekurangan energi, atau mencari energi lagi,” papar Keri Stoner-Davis, RDN, yang bekerja di Lemond Nutrition di Plano, Texas. 

4. Mudah lapar


Gula darah tinggi juga dapat menyebabkan rasa lapar yang berlebihan. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang berusaha untuk mendapatkan lebih banyak energi dari makanan.

“(Gula) memang memuaskan selera, tapi tidak benar-benar memuaskan atau mengenyangkan perut kita,” kata Stoner-Davis.

Tanpa protein, serat, dan lemak sehat, yang tidak dimiliki sebagian besar camilan olahan serta makanan manis, tubuh akan membakar gula dengan cepat kemudian meningkatkan rasa lapar. Hal tersebut dapat menyebabkan Bunda suka makan camilan tanpa berpikir bahkan kompulsif.

“Makan gula membuat Anda ingin makan lebih banyak gula, yang membuat Anda semakin lapar,” tambah William W. Li, MD, seorang dokter di Cambridge, Massachusetts, dan penulis Eat to Beat Disease.

5. Sulit tidur

Jika Bunda kesulitan untuk tertidur atau sulit tidur, mungkin perlu memperhatikan apa yang dimakan. Menurut sebuah penelitian terhadap 300 mahasiswa, kualitas tidur yang buruk berhubungan secara signifikan dengan konsumsi gula tambahan lebih tinggi.

“Bagi seseorang yang secara kronis mengonsumsi gula tambahan dalam jumlah berlebihan, hal ini dapat mengganggu siklus tidur dan kualitas tidurnya,” kata Cording.

6. Sakit kepala

Sakit kepala juga merupakan salah satu tanda tubuh kelebihan gula. Hal ini disebabkan oleh dehidrasi dan perubahan kadar gula darah.

7. Nyeri sendi

Jika Bunda merasakan nyeri pada persendian, itu mungkin bukan karena faktor usia saja. Menurut sebuah survei, di antara 24% responden yang menderita rheumatoid arthritis (RA) dan mengatakan makanan mempengaruhi gejalanya, maka bisa menjadi tanda tubuh kelebihan gula.

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi soda manis secara teratur dikaitkan dengan peningkatan risiko RA pada beberapa wanita, termasuk mereka yang menderita RA stadium lanjut.

“Mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan peradangan sistemik yang dapat menyebabkan nyeri sendi,” kata Cording. 

8. Luka sulit sembuh

Luka sulit sembuh termasuk tanda tubuh kelebihan gula. Hal ini disebabkan oleh gangguan penyembuhan luka akibat kadar gula darah tinggi.

9. Penurunan berat badan yang tidak disengaja

Penurunan berat badan yang tidak disengaja bisa karena Bunda kelebihan gula. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang memecah otot dan lemak untuk menghasilkan energi.

10. Brain fog

Masalah dengan kejernihan mental, fokus dan konsentrasi, serta daya ingat bisa jadi disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi gula tambahan. Meskipun glukosa adalah sumber bahan bakar utama otak, kelebihan glukosa dapat menyebabkan hiperglikemia atau kadar glukosa darah tinggi.

“Ini memiliki efek peradangan di otak serta berdampak negatif pada fungsi kognitif dan suasana hati,” kata Cording.

Menurut penelitian, gangguan kecepatan pemrosesan informasi, memori kerja, dan perhatian ditemukan pada penderita diabetes tipe 2 yang mengalami hiperglikemia.

Penelitian menunjukkan hal yang sama juga berlaku bagi mereka yang tidak menderita diabetes. Sebuah penelitian menemukan glukosa darah tinggi berdampak negatif pada kognisi, termasuk penurunan penundaan ingatan, kemampuan belajar, dan konsolidasi memori.

Jika Bunda mengalami salah satu atau lebih dari tanda tubuh kelebihan gula di atas, sebaiknya segera periksakan kadar gula darah ke dokter. Pengobatan yang tepat dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih serius.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fia/fia)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Kontributor

Baca Lainnya

5 Potret Kehidupan Rachel Amanda Kuliah S2 di Belanda & Mesra Bareng Suami

10 December 2023 - 07:59 WIB

Janin Sering Cegukan, Kenali Penyebab, Cara Mengatasi & Bedaya dengan Tendangan Bayi

10 December 2023 - 03:52 WIB

janin-cegukan

7 Potret Kimberly Ryder & Edward Akbar 5 Th Menikah, Awalnya Kepincut Gara-gara Salat Subuh

9 December 2023 - 23:49 WIB

Cerita Bunda Vanessa Bisnis Bekal Anak Sekolah, Omzet Capai Rp30 Juta per Bulan

9 December 2023 - 15:40 WIB

7 Potret Abbey Putri Artika Sari Devi yang Sudah Remaja, Mulai Ngeband Seperti Ayahnya

9 December 2023 - 11:37 WIB

Marshanda Ungkap Ciri-Ciri Artis yang Dilarang Berteman Dengannya & Alasannya

9 December 2023 - 07:34 WIB

Trending di Mom