Site icon Xschoolpedia

Bayi Tumbuh Gigi Bikin Susah Tidur Malam? Ketahui 7 Cara Mengatasinya Bun

Tumbuh gigi adalah bagian yang tak terhindarkan dari tumbuh kembang bayi. Momen ini bisa menjadi saat yang menantang bagi orang tua.

Meskipun waktunya sangat bervariasi, bayi sering kali mulai tumbuh gigi pada usia sekitar 6 bulan. Dua gigi depan bawah (gigi seri tengah bawah) biasanya muncul pertama kali, lalu disusul dua gigi depan atas (gigi seri tengah atas).

Dikutip dari Mayo Clinic, berikut tanda dan gejala umum tumbuh gigi pada bayi:


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Air liur berlebih
  • Suka mengunyah benda
  • Sering rewel
  • Gusi yang sering sakit atau lunak
  • Suhu tubuh sedikit naik, tetapi tidak demam.

Tips mengatasi bayi tumbuh gigi saat malam hari

Kapan pun waktunya, bayi bisa menjadi rewel saat sedang tumbuh gigi. Di malam hari, bayi mungkin kesulitan tidur karena merasa tak nyaman saat gusinya sakit.

Melansir dari beberapa sumber, berikut 7 tips mengatasi bayi tumbuh gigi saat malam hari:

1. Buat gusinya nyaman dengan sesuatu yang dingin

Bunda mungkin memerhatikan bayi yang sedang tumbuh gigi suka menggerogoti atau mengunyah jari-jarinya. Bahkan, apa pun yang berada dalam jangkauannya akan digigit untuk membantu meringankan sakit di gusi.

Saat anak mengalami periode ini, Bunda bisa membantu mereka dengan menawarkan alat bantu gigit yang dingin. Suhu dingin bisa mengurangi rasa sakit di gusi bayi.

“Salah satu pengobatan rumahan terbaik untuk bayi tumbuh gigi di malam hari adalah memberikan benda dingin, yang dapat membuat gusi bayi mati rasa dan mengurangi rasa sakitnya,” kata dokter gigi anak di Clarksville, Tennessee, Jeannie Beauchamp, DDS, dikutip dari Parents.

Tidak semua benda bisa diberikan untuk alat bantu gigit bayi ya. Berikut beberapa cara aman menggunakan benda dingin untuk meredakan nyeri gusi bayi:

  • Dinginkan kain lap basah di dalam freezer dan gunakan untuk memijat lembut gusi bayi dengan jari yang bersih.
  • Isi tempat makan bayi dengan makanan bayi beku atau es batu dan tawarkan kepada bayi untuk dikunyah.
  • Jika bayi berusia 6 bulan atau lebih dan sudah mulai makan MPAI, coba biarkan mereka roti lembut atau buah dingin seperti melon atau pisang.
  • Masukkan teether favorit Si Kecil ke dalam freezer selama beberapa menit untuk mendinginkannya sebelum diberikan ke bayi.

2. Cegah ruam akibat air liur berlebihan

Mengeluarkan air liur berlebih adalah gejala alami dan umum saat tumbuh gigi, faktanya hingga 92 persen  bayi yang sedang tumbuh gigi akan mengeluarkan air liur berlebih. Lalu, masalahnya kondisi tersebut justru dapat menyebabkan ruam yang tidak nyaman pada kulit bayi.

Berikut beberapa tip untuk mencegah atau mengatasi ruam air liur bayi:

  • Gunakan celemek lembut untuk menyeka air liur berlebih di kulit bayi, terutama area sekitar mulutnya.
  • Gunakan salep seperti petroleum jelly untuk membuat pelindung pada kulit bayi.
  • Hindari sabun, losion, dan deterjen yang mengandung bahan kimia keras, termasuk pewangi yang dapat semakin mengiritasi kulit bayi.

3. Gunakan jari sebagai teether bayi

Bunda juga bisa menggunakan jari bayi sebagai teether alami. Tapi sebelumnya, pastikan jari-jari Si Kecil bersih ya.

Untuk menambah kenyamanan, coba celupkan jari ke dalam air dingin untuk membantu menenangkan gusi. Mengemut jari-jari juga bisa menjadi cara bayi menenangkan dirinya sendiri yang sedang tidak nyaman.

Selain 3 tips di atas, ada beberapa tips lain yang bisa dicoba untuk mengatasi bayi tumbuh gigi di malam hari.

Baca tips lainnya di halaman berikutnya ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Exit mobile version